Semeseter ini periode Januari - Mei 2023, saya mendapat kepercayaan dari STT Injili Jakarta (STTIJA) untuk mengajar mata kuliah Dogmatika IV atau Mata kuliah Soteriologi untuk mahasiswa semester IV di STT yang saya telah sebutkan. Saya menyambut dengan antusias untuk kepercayaan mengajar di luar home saya di STT IKSM Santosa Asih karena pengalaman mengajar di luar hmebase tentu akan memperkaya saya dalam hal pengetahuan dan pengetahuan yang menghidupi kehidupan praktis saya dan juga mahasiswa. Saya dan mahasiswa melaksanakan kuliah secara online dengan memanfaatkan Google Meet. Saya memang tidak pernah mendoakan orang-orang yang berjuang menemukan teknologi yang disebut Google Meet, saya hanya menggunakan hasil produksi Google. Tentu penggunaan Google Meet ada hubungannya dengan Soteriologi yaitu ketika membicarakan tentan Anugerah umum. Artinya media onine seperti GM dapat dimasukan dalam kategori ANugerah Umum dan bukan anugerah khusus (Keselamatan) yang banyak mendapat penekanan dalam mata kuliah Soteriologi. Ada hubungan antara anugerah umum dn khusus. Hubungannya bukan pada esensi keselamatan tetapi pada hal-hal umum yang dapat dipakai dalam menyampaikan berita khusus tentang keselamatan yang dikerjakan Yesus Kristus pada masa lampau dan penerapannya ke seluruh dunia dalam diri orang-orang percaya melalui karya Roh Kuudus.
Dalam pengajaran di semester Januari - Mei 2023 saya memfokuskan diri dengan merumuskan tujuan mata kuliah dan pokok-pokok pembahasan pada setia pertemuan dengan menggunakan perumusan tujuan format: Audience (A), Behaviour (B), Condition (C) dan Degree (D). Namun ada juga perumusan tujuan yang saya rumuskan hanya mengandung unsur Audience (A) dan Behaviour (B). Yang terakhir ini lebih banyak dipakai dosen di Sekolah Tinggi Teologi tetapi kadang bahkan hampir pada umumnya hanya mengunakan Behaviour tanpa menyebutkan Audience. Misalnya rumusan tujuan: menjelasakan pengertian soteriologi ... maka rumusan tujuan ini hanya pada dimensi behaviour yaitu kemampuan menjelaskan, siapa yang menjelaskan tidak jelas. Akan jelas jika rumusannya demikian: mahasiswa STT A Semester IV (sesuaikan semester) mampu
menjelaskan 2 padangan dari berbagai pandangan tentang keselamatan.Ingat bahwa C dalam perumusan tujuan pembelajaran berbeda dengan C dalam perumusan Standar Mutu Pendidikan, Penelitian dan PkM. C dalam SPMI itu adalah Competence, sedangkan C dalam perumusan tujuan pembelajaran adalah Condition. Jadi dalam kondisi apa tujuan yang dirumuskan itu tercapai.
Kembali pada kuliah Online, kami menggunakan kuliah Online dengan Google Meet
Berlanjut
0 Comments